Jurusan MPLB Gelar Rapat Koordinasi Bahas Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Siswa

Jurusan MPLB Gelar Rapat Koordinasi Bahas Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Siswa

2026-01-15

Jurusan MPLB Gelar Rapat Koordinasi Bahas Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Siswa


Pada Rabu, 14 Januari 2026, Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK Negeri 1 Salatiga mengadakan rapat koordinasi yang diikuti oleh kepala sekolah serta seluruh guru pengampu jurusan MPLB. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pembelajaran sekaligus merumuskan strategi peningkatan kompetensi dan pendampingan siswa.

Rapat koordinasi diawali dengan evaluasi kehadiran guru dan siswa di kelas, sebagai salah satu indikator kedisiplinan dan efektivitas proses pembelajaran. Selanjutnya, disampaikan laporan mengenai kondisi siswa di masing-masing kelas, yang mencakup aspek akademik maupun nonakademik. Pada kesempatan ini juga dilaporkan bahwa penyerahan Laporan Hasil Belajar Siswa (rapor) kelas X, XI, dan XII telah seluruhnya terdistribusi kepada wali murid.

Dalam pembahasan program jurusan, Jurusan MPLB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi keahlian siswa melalui berbagai kegiatan pendukung pembelajaran. Salah satu upaya yang direncanakan adalah mendatangkan guru tamu pada setiap jenjang kelas dengan fokus materi yang berbeda. Untuk kelas X, guru tamu akan menitikberatkan pada penguatan basic mentality; kelas XI pada materi public speaking dan grooming; serta kelas XII pada pembekalan budaya kerja sebagai persiapan memasuki dunia kerja.

Selain itu, jurusan MPLB juga merencanakan kegiatan outdoor learning berupa pelatihan table manner. Kegiatan ini diharapkan dapat melatih sikap profesional, etika, dan tata krama siswa, khususnya dalam konteks pelayanan dan dunia kerja.

Rapat diakhiri dengan sesi sharing mengenai kondisi siswa yang memerlukan dorongan dan perhatian khusus dari bapak dan ibu guru. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Salatiga, Ibu Harti, S.Pd., M.Kom, menekankan bahwa dalam kondisi apa pun, guru harus mampu menyadari kelebihan yang dimiliki setiap siswa dan membantu mereka untuk terus berkembang sesuai dengan potensi dan keahliannya.

Beliau juga menyampaikan bahwa siswa perlu memiliki alasan untuk berangkat ke sekolah, dan hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh guru. Kepekaan dan kepedulian guru terhadap kondisi siswa diyakini dapat menjadi faktor penting yang mendorong semangat siswa untuk tetap hadir, belajar, dan berkembang di sekolah.

Melalui rapat koordinasi ini, Jurusan MPLB berharap tercipta pembelajaran yang lebih humanis, bermakna, dan berpihak pada kebutuhan siswa, sekaligus memperkuat peran guru sebagai pendamping dalam perjalanan pendidikan mereka.