Belajar Langsung dari Praktisi, Siswa SMKN 1 Salatiga Dalami Penyusunan Koleksi Busana

Belajar Langsung dari Praktisi, Siswa SMKN 1 Salatiga Dalami Penyusunan Koleksi Busana

2026-09-15

Belajar Langsung dari Praktisi, Siswa SMKN 1 Salatiga Dalami Penyusunan Koleksi Busana


Salatiga — SMKN 1 Salatiga menggelar kegiatan Guru Tamu Profesional Mengajar bagi siswa Kelas XI dan XII Konsentrasi Keahlian Desain Produksi Busana pada Selasa (15/9/2026). Bertempat di Aula SMKN 1 Salatiga, kegiatan ini mengangkat tema “Penyusunan Koleksi Busana” dengan menghadirkan Ir. David Kurniawan, Owner D’Salma Butik sekaligus Fashion Designer IFC Chapter Semarang, sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–14.30 WIB ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi industri fashion. Materi yang disampaikan berfokus pada proses penyusunan koleksi busana ready to wear dengan mengangkat kekayaan Wastra Nusantara sebagai salah satu sumber inspirasi.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Suryo Suwandito, S.Pd. Dalam arahannya, disampaikan bahwa pelatihan selama dua hari tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang nantinya dapat menghasilkan karya untuk ditampilkan dalam kegiatan Project Based Learning (PJBL).

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Salatiga, Harti, S.Pd., M.Kom., memberikan motivasi kepada siswa untuk terus mengembangkan kreativitas dan berani menampilkan karya di ruang publik. Salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan adalah Pendopo Bung Karno, yang menjadi salah satu fasilitas milik DPRD Kota Salatiga.

Pada sesi utama, Ir. David Kurniawan mengajak siswa memahami langkah-langkah penyusunan koleksi busana ready to wear. Siswa tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan proses pengembangan ide. Pendekatan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai proses kreatif yang diterapkan dalam dunia industri fashion.

Penggunaan Wastra Nusantara sebagai sumber inspirasi turut memberikan nilai lebih dalam proses pembelajaran. Siswa diajak melihat kekayaan budaya Indonesia sebagai bagian dari pengembangan desain busana yang kreatif dan memiliki karakter.

Melalui kegiatan ini, siswa Desain Produksi Busana SMKN 1 Salatiga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri. Selain memperkuat kompetensi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, keberanian berkarya, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Guru Tamu Profesional Mengajar menjadi salah satu upaya SMKN 1 Salatiga untuk mempertemukan pembelajaran di sekolah dengan pengalaman praktis dari dunia industri. Bekal tersebut diharapkan dapat mendorong siswa menghasilkan karya busana yang kreatif, berkarakter, dan mampu bersaing di dunia kerja.