SMKN 1 Salatiga Aksi Nyata di SIGAP PEDULI 2026: Tanam Mangrove, Selamatkan Pesisir Demak
DEMAK – Kelestarian lingkungan pesisir menjadi tanggung jawab bersama demi menjamin masa depan generasi mendatang. Bergerak atas dasar kepedulian tersebut, SMKN 1 Salatiga turut ambil bagian secara aktif dalam aksi lingkungan SIGAP PEDULI 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan kolaboratif ini diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, bertempat di Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.
Mengusung tema semangat "Ayo Menanam Mangrove, Selamatkan Pesisir Demak untuk Generasi Masa Depan", SMKN 1 Salatiga mengirimkan delegasi terbaiknya. Sebanyak 8 murid yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Kelompok Lingkungan Hidup (KLH) terjun langsung ke lapangan, siap berkontribusi menahan laju abrasi pesisir melalui penanaman bibit mangrove.
Aksi hijau para siswa ini mendapat dukungan penuh dari pihak manajemen sekolah. Hadir langsung di lokasi kegiatan untuk memberikan pendampingan dan motivasi, Kepala SMKN 1 Salatiga, Ibu Harti, S.Pd., M.Kom. Selain itu, para siswa juga didampingi oleh Ibu Asih selaku pembina sekaligus pendamping Ekstrakurikuler KLH SMKN 1 Salatiga.

Kehadiran jajaran pendamping ini menegaskan komitmen SMKN 1 Salatiga bahwa pendidikan karakter berbasis lingkungan tidak hanya dilakukan di dalam kelas, melainkan lewat tindakan nyata di tengah masyarakat.\
Kecamatan Wedung, khususnya Desa Babalan, dipilih menjadi lokasi karena kawasan pesisirnya memerlukan sabuk hijau (green belt) yang kuat untuk menghalau pengikisan pantai. Melalui penanaman mangrove ini, diharapkan ekosistem pesisir Demak dapat kembali pulih, menjadi habitat yang aman bagi biota laut, serta melindungi pemukiman warga dari ancaman rob.
Bagi para siswa KLH SMKN 1 Salatiga, kegiatan ini menjadi wadah edukasi ekologis yang sangat berharga. Mereka belajar secara langsung mengenai proses penanaman, karakteristik tanaman mangrove, hingga pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Setiap bibit mangrove yang ditanam jemari para siswa hari ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Lebih dari itu, sebatang bibit yang tertancap di lumpur pesisir Babalan adalah wujud harapan besar bagi pesisir yang lebih lestari, tangguh, dan masa depan bumi yang jauh lebih hijau.
SMKN 1 Salatiga: Hijau Sekolahku, Lestari Alamku!